AHY Lantik Pengurus Biru Muda Project 2026, Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Demokrasi

Foto: umsu

JAKARTA, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melantik Ketua Umum dan jajaran pengurus Biru Muda Project (BMP) periode 2026 di Hallf Patiunus, Jakarta, Sabtu (2/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, AHY menekankan pentingnya peran anak muda sebagai subjek perubahan sekaligus penguat demokrasi di Indonesia.

Biru Muda Project (BMP) merupakan wadah kolaborasi anak muda yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan, kewirausahaan, dan kontribusi sosial. Organisasi ini dipimpin oleh Teuku Agassi Harsya.

Read More

AHY mengapresiasi kehadiran BMP sebagai gerakan kepemudaan yang inklusif karena mampu merangkul anak muda dari berbagai latar belakang, mulai dari entrepreneur, profesional, hingga pelaku industri kreatif.

“Ini gerakan positif yang merangkul anak muda lintas identitas, suku, agama, profesi,” ujar AHY.

Ia menekankan pentingnya peningkatan literasi politik di kalangan generasi muda, termasuk milenial dan generasi Alpha, agar memiliki pola pikir kritis terhadap berbagai isu strategis seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja.

Menurut AHY, keterlibatan anak muda dalam politik harus bersifat berkelanjutan, tidak hanya muncul saat momentum pemilu.

“Kita harus membangun jembatan yang kokoh. Anak muda harus dirangkul dan dibina setiap saat, bukan hanya saat pemilu,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar generasi muda dilibatkan dalam proses politik secara menyeluruh, mulai dari perumusan isu hingga pengawalan kebijakan, sehingga dapat memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.

Selain itu, AHY menyoroti pentingnya kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan di berbagai organisasi maupun partai politik. Tanpa proses tersebut, ia menilai keberlanjutan organisasi akan terancam.

Dalam kesempatan itu, AHY juga mendorong pembukaan ruang seluas-luasnya bagi anak muda untuk berpartisipasi dalam politik, baik di tingkat partai, legislatif, maupun kepemimpinan daerah dan nasional.

Ia turut mengingatkan pentingnya pemanfaatan media sosial secara bijak oleh generasi muda di era digital.

“Kita harus aktif di media sosial dengan substansi, bukan sekadar menambah kebisingan,” ujarnya.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Iftitah Sulaiman, Teuku Riefky Harsya, serta Dede Yusuf.

Related posts

Leave a Reply