JAKARTA, Kualitas udara Jakarta hari ini dapat disimak lewat informasi berikut. Seperti yang kita ketahui, kualitas udara yang buruk menaungi ibu kota beberapa hari ini. Hal tersebut tentunya berdampak bagi kesehatan tubuh. Berikut ini data kualitas udara Jakarta hari ini. Melansir dari situs IQAir, kualitas udara Jakarta hari ini berada dalam angka 162 yang masuk kategori tidak sehat. Pantauan detikcom per Senin (20/6/2022) pukul 11.00 WIB, peringkat satu kondisi udara tidak sehat ditempati oleh Bekasi dengan angka 166.
Jakarta berada di peringkat kedua dengan kondisi udara yang buruk. Sebelumnya, Jakarta berada di peringkat satu kondisi udara tidak sehat per Senin (20/6/2022) pukul 07.00 WIB. “Konsentrasi PM2.5 di Jakarta saat ini 14,2 kali nilai pedoman kualitas udara tahunan WHO,” demikian keterangan di situs IQAir, Senin (20/6/2022).
Berikut rincian data kualitas udara di sebaran kota Jakarta berdasarkan informasi pada JakISPU di aplikasi JAKI, per Senin (20/6/2022) pukul 11.00 WIB.
Jakarta Barat: 107 (Tidak Sehat)
Jakarta Selatan: 109 (Tidak Sehat)
Jakarta Pusat: 105 (Tidak Sehat)
Jakarta Utara: 0 (Baik)
Jakarta Timur: 131 (Tidak Sehat)
Kategori Angka Penentu Kualitas Udara
Melansir situs Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, ada kategori angka yang menjadi penentu kualitas udara. Simak infonya di bawah ini.
Rentang Kategori Penjelasan
0-50 Baik Tingkat mutu udara yang sangat baik, tidak memberikan efek negatif terhadap manusia, hewan, dan tumbuhan
51-100 Sedang Tingkat mutu udara masih dapat diterima pada kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan
101-200 Tidak Sehat Tingkat mutu udara yang bersifat merugikan pada manusia, hewan, dan tumbuhan
201-300 Sangat Tidak Sehat Tingkat mutu udara yang dapat meningkatkan resiko kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar
301+ Berbahaya Tingkat mutu udara yang dapat merugikan kesehatan serius pada populasi dan perlu penanganan cepat
BMKG Ungkap Penyebab Buruknya Kualitas Udara Jakarta
BMKG mengungkapkan penyebab kualitas udara di Jakarta memburuk. Plt Deputi Bidang Klimatologi BMKG Urip Haryoko menjelaskan penyebabnya.
“Tingginya konsentrasi PM2.5 dibandingkan hari-hari sebelumnya juga dapat terlihat saat kondisi udara di Jakarta secara kasat mata terlihat cukup pekat/gelap,” kata Urip, yang dikutip detikcom, Senin (20/6/2022).
Urip menambahkan kualitas udara di Jakarta dipengaruhi oleh berbagai sumber emisi. Sumber emisi itu berasal dari sumber lokal, seperti transportasi dan residensial, maupun dari sumber regional dari kawasan industri.
Kemudian, emisi dalam waktu tertentu terakumulasi dan menyebabkan peningkatan polutan di Jakarta. Pergerakan angin juga membuat polutan bergeser dari sumber emisi ke lokasi lain.
“Pola angin lapisan permukaan memperlihatkan pergerakan massa udara dari arah timur dan timur laut yang menuju Jakarta, dan memberikan dampak terhadap akumulasi konsentrasi PM2.5 di wilayah ini,” terang Urip.
Cara Terhindar dari Polusi Udara
Kualitas udara Jakarta hari ini tidak sehat. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melindungi diri dari polusi udara.
Pakai masker di luar ruangan
Tutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor
Jalankan pembersih udara
Hindari olahraga di luar ruangan