Ellen Esther Pelealu Soroti Minimnya Fasilitas Dermaga dan Dorong Penguatan Program Kampung Budidaya

Anggota Komisi IV DPR RI Ellen Esther Pelealu dalam rapat Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Pertanian di Gedung Nusantara, Jakarta, Rabu (3/9/2025).

JAKARTA, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Ellen Esther Pelealu, menyoroti masih minimnya fasilitas dermaga sebagai sarana sandar kapal nelayan di berbagai wilayah pesisir. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pejabat Eselon I Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Kompleks Parlemen, Senayan.

Ellen menegaskan bahwa keterbatasan dermaga sangat menyulitkan nelayan dalam aktivitas bongkar muat hasil tangkapan.

Read More

“Saya melihat langsung betapa susahnya nelayan kita yang harus memanggul hasil tangkapannya turun dari kapal, lalu berjalan menyusuri pantai untuk membawanya ke darat,” ujar Ellen.

Ia menilai, besarnya anggaran dalam program kampung nelayan seharusnya dapat dimanfaatkan secara lebih tepat sasaran, salah satunya untuk pembangunan dermaga.

“Paling tidak dengan adanya dermaga mini, kapal nelayan bisa bergantian sandar. Ini akan sangat membantu aktivitas dan produktivitas masyarakat nelayan di sana,” katanya.

Selain persoalan nelayan, Ellen juga mengangkat permasalahan yang dihadapi para petambak udang di daerah pemilihannya. Ia mencontohkan kondisi petambak udang di Kabupaten Parigi Moutong yang masih kekurangan sarana pendukung.

“Petambak udang di Parigi Moutong, misalnya, juga membutuhkan alat berat seperti ekskavator untuk mendukung pengelolaan tambak mereka,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Ellen turut mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menghidupkan kembali dan memperkuat program kampung budidaya sebagai upaya meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.

“Kami mendorong agar program kampung budidaya, seperti yang ada di Kelurahan Mapane, dapat terus berjalan dan dikembangkan untuk memaksimalkan potensi komoditas lokal di daerah,” tutup Ellen.

Related posts

Leave a Reply